- Wanita dengan jenis pisang goreng.
Tahu
kah kalian, dimana pisang goreng di perjual belikan ? jawabannya pasti
beragam. Pisang goreng dijual di warung, di pinggir jalan, di kantin
sekolah, dan dimana-dimana. Bagaimana tampilan pisang goreng ? telanjang
bukan ? tanpa pembungkus apapun, dan dijajakan di ruang terbuka begitu
saja. Dibiarkan terkena debu, angin, asap, dan lainnya. Selanjutnya,
jika ada pembeli yang ingin membeli pisang goreng, apa yang dia lakukan ?
pastinya memegang si pisang goreng dengan memilih dan memilah mana yang
masih hangat, mana yang lebih besar, dan sebagainya. Pastinya jika ada
10 pisang goreng yang dijual, semuanya pasti dipegang oleh pembeli pada
saat memilih mana yang akan di pilihnya.
Bayangkan
jika pisang goreng tersebut adalah seorang “wanita”. Berada di mana
saja, dengan (maaf) pakaian yang terbuka. Pisang goreng itu pakai baju,
sebut saja baju nya itu tepung, tapi tetap saja terlihat tanpa baju.
Wanita pun pakai baju, bajunya yaa dari kain pastinya, tapi kain yang
“tipis dan membentuk lekuk tubuh”, seperti tepung yang membalut si
pisang. Pisang di sentuh oleh pembeli, dan pembeli tidak mungkin hanya
satu orang. Lalu jika “wanita” yang berjenis pisang goreng, dia di
sentuh oleh (maaf) pria, dan tentunya tidak hanya 1, tapi banyak.
“wanita” yang berjenis pisang goreng pastinya mudah ditemukan, di
diskotik, klub malam, warung pinggiran, café, mal, dan dimana-mana. Ada
yang tahu berapa harga 1 biji pisang goreng ? paling murah 500 rupiah
dan paling mahal 1000 rupiah. Jika anda wanita dengan jenis pisang
goreng, maka anda sama “murah”-nya dengan pisang goreng. Naudzubillah…..- Wanita berjenis kue lapis legit
Ada
yang tahu apa itu kue lapis legit ? ya, kue yang berlapis-lapis dan
rasanya legit sekali (ngarang). Aku tidak pernah tahu bagaimana cara
pembuatan kue yang satu ini, tapi yang aku tahu, pembuatannya sangat
susah dan membutuhkan waktu yang lama, serta memerlukan kesabaran yang
ekstra. Setelah pembuatan yang rumit dilakukan, lalu dimanakah kue ini
dijual ? kue lapis legit hanya dijual di supermarket, toko swalayan,
restoran, yang pasti di tempat yang elit dan pastinya tertutup. Lihat
saja di supermarket terdekat, kue lapis legit dijual lengkap dengan
kotak kardusnya (baca : pembungkus), serta disusun rapi di atas rak. So,
jika ada pembeli, ketika memilih pastilah menyentuh kotaknya, bukan kue
nya langsung. Dibeberapa toko, bahkan kue lapis legit itu di suguhkan
melalui etalase kaca, bagi yang mau beli pastinya hanya bisa melihat
lewat kaca, ketika memilihpun yang disentuh kaca, bukan kue nya. Setelah
memilih, yang mengambilkan kue dari etalase tersebut hanya 1 orang,
yaitu pelayan di toko tersebut, itupun saat mengambilnya dengan
menggunakan penjepit kue atau sarung tangan plastik, untuk menjaga
ke-higienis-an si kue.
bagaimana
jadinya jika “wanita” itu seperti kue lapis legit ? tubuhnya dibungkus
rapat, tidak disentuh oleh sembarang orang, hanya ditemui di
tempat-tempat tertentu bahkan tempat yang elit dan terhormat, seperti
masjid, majelis ilmu, dan sebagainya. Ada yang tahu berapa harga kue
lapis legit ? aku pernah beli di kantin kampus ku, bisa dibilang
ukurannya hanya 10 x 5 cm, lengkap dengan bungkus plastik beningnya,
pokoknya kecil, dan harganya 1000 rupiah. Apalagi yang di supermarket,
besar lengkap dengan kotaknya, dan harganya sekitar diatas 50.000
rupiah. bahkan ada yang harganya mencapai 400.000 rupiah. Bayangkan jika
anda menjadi wanita dengan jenis kue lapis legit ini, maka anda
bukanlah wanita “murahan”.So, bagi kamu para cewek, mau jadi yang mana ? wanita dengan jenis “pisang goreng” atau “kue lapis legit” ? kalau aku sih pilih jadi wanita “kue lapis legit”….
Dan bagi kamu para cowok, mau punya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar