Minggu, 14 April 2013

Wanita Pisang Goreng atau Wanita Lapis Legit?

Ternyata di dunia ini hanya ada 2 jenis wanita, yaitu wanita yang berjenis pisang goreng dan wanita yang berjenis kue lapis legit. Masih bingung ? Aku yakin kalian penasaran. Baiklah akan aku jelaskan satu persatu.
  1. Wanita dengan jenis pisang goreng.
ImageTahu kah kalian, dimana pisang goreng di perjual belikan ? jawabannya pasti beragam. Pisang goreng dijual di warung, di pinggir jalan, di kantin sekolah, dan dimana-dimana. Bagaimana tampilan pisang goreng ? telanjang bukan ? tanpa pembungkus apapun, dan dijajakan di ruang terbuka begitu saja. Dibiarkan terkena debu, angin, asap, dan lainnya. Selanjutnya, jika ada pembeli yang ingin membeli pisang goreng, apa yang dia lakukan ? pastinya memegang si pisang goreng dengan memilih dan memilah mana yang masih hangat, mana yang lebih besar, dan sebagainya. Pastinya jika ada 10 pisang goreng yang dijual, semuanya pasti dipegang oleh pembeli pada saat memilih mana yang akan di pilihnya.
ImageBayangkan jika pisang goreng tersebut adalah seorang “wanita”. Berada di mana saja, dengan  (maaf) pakaian yang terbuka. Pisang goreng itu pakai baju, sebut saja baju nya itu tepung, tapi tetap saja terlihat tanpa baju. Wanita pun pakai baju, bajunya yaa dari kain pastinya, tapi kain yang “tipis dan membentuk lekuk tubuh”, seperti tepung yang membalut si pisang. Pisang di sentuh oleh pembeli, dan pembeli tidak mungkin hanya satu orang. Lalu jika “wanita” yang berjenis pisang goreng, dia di sentuh oleh (maaf) pria, dan tentunya tidak hanya 1, tapi banyak. “wanita” yang berjenis pisang goreng pastinya mudah ditemukan, di diskotik, klub malam, warung pinggiran, cafĂ©, mal, dan dimana-mana. Ada yang tahu berapa harga 1 biji pisang goreng ? paling murah 500 rupiah dan paling mahal 1000 rupiah. Jika anda wanita dengan jenis pisang goreng, maka anda sama “murah”-nya dengan pisang goreng. Naudzubillah…..
  1. Wanita berjenis kue lapis legit
ImageAda yang tahu apa itu kue lapis legit ? ya, kue yang berlapis-lapis dan rasanya legit sekali (ngarang). Aku tidak pernah tahu bagaimana cara pembuatan kue yang satu ini, tapi yang aku tahu, pembuatannya sangat susah dan membutuhkan waktu yang lama, serta memerlukan kesabaran yang ekstra. Setelah pembuatan yang rumit dilakukan, lalu dimanakah kue ini dijual ? kue lapis legit hanya dijual di supermarket, toko swalayan, restoran, yang pasti di tempat yang elit dan pastinya tertutup. Lihat saja di supermarket terdekat, kue lapis legit dijual lengkap dengan kotak kardusnya (baca : pembungkus), serta disusun rapi di atas rak. So, jika ada pembeli, ketika memilih pastilah menyentuh kotaknya, bukan kue nya langsung. Dibeberapa toko, bahkan kue lapis legit itu di suguhkan melalui etalase kaca, bagi yang mau beli pastinya hanya bisa melihat lewat kaca, ketika memilihpun yang disentuh kaca, bukan kue nya. Setelah memilih, yang mengambilkan kue dari etalase tersebut hanya 1 orang, yaitu pelayan di toko tersebut, itupun saat mengambilnya dengan menggunakan penjepit kue atau sarung tangan plastik, untuk menjaga ke-higienis-an si kue.
Imagebagaimana jadinya jika “wanita” itu seperti kue lapis legit ? tubuhnya dibungkus rapat, tidak disentuh oleh sembarang orang, hanya ditemui di tempat-tempat tertentu bahkan tempat yang elit dan terhormat, seperti masjid, majelis ilmu, dan sebagainya. Ada yang tahu berapa harga kue lapis legit ? aku pernah beli di kantin kampus ku, bisa dibilang ukurannya hanya 10 x 5 cm, lengkap dengan bungkus plastik beningnya, pokoknya kecil, dan harganya 1000 rupiah. Apalagi yang di supermarket, besar lengkap dengan kotaknya, dan harganya sekitar diatas 50.000 rupiah. bahkan ada yang harganya mencapai 400.000 rupiah. Bayangkan jika anda menjadi wanita dengan jenis kue lapis legit ini, maka anda bukanlah wanita “murahan”.
So, bagi kamu para cewek, mau jadi yang mana ? wanita dengan jenis “pisang goreng” atau “kue lapis legit” ? kalau aku sih pilih jadi wanita “kue lapis legit”….
Dan bagi kamu para cowok, mau punya
pacaratau istri yang mana ? tanyakan pada lubuk hatimu yang terdalam. Karena sesungguhnya sesuai dengan hadits Rasulullah Saw, “Wanita yang baik hanya untuk pria yang baik, begitu pula sebaliknya”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar